CONTOH SEDERHANA SATUAN PENGAJARAN (SAP) UNTUK SD KELAS 4, PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (SIFAT JAIZ ALLAH )
*disini saya menggunakan model pembelajaran kooperatif (Jigsaw)
Nama : Andi Murdiyansah
Nim : 1511015
Kelas : PAI 4 (A)
Mata Kuliah : Pengelolaan Pembelajaran PAI
Dosen Pengampu : Noblana Adib, M.Pd.I M.A
SATUAN PELAJARAN
Bidang Studi/Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Sub Bidang Studi :
Pelajaran 2, Sifat Jaiz Allah
Sub Pokok
Bahasan : Menyebutkan sifat
jaiz Allah, mengartikan sifat jaiz Allah
Pokok Bahasan : Sifat Jaiz Allah
Kelas :
IV (Empat) Sekolah Dasar
Semester : Satu
Waktu/Jam Pertemuan : 2 × 45 menit
Pertemuan : 1 x Pertemuan
A. Tujuan Intruksional Umum (TIU)
1. Siswa tahu tentang sifat jaiz Allah
2. Siswa menulis suatu naskah pendek yang
kreatif mengenai sifat Jaiz Allah
3. Siswa mempraktikkan kerja sama dalam
aktivitas kelompok mengenai sifat Jaiz Allah
4. Siswa
menghubungkan sifat jaiz Allah dengan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari
B. Tujuan Intruksional Khusus (TIK)
1. Siswa membuat garis besar tentang sifat
jaiz Allah
2. Siswa dapat menceritakan naskah pendek
mengenai sifat jaiz Allah dalam kehidupan sehari-hari
3. Siswa dapat mempertunjukkan contoh sifat
jaiz Allah dalam aktivitas kelompok
4. Siswa dapat mengenal peristiwa sifat jaiz
Allah dalam kehidupan sehari-hari.
C. Materi Pelajaran
|
1. Macam-Macam Sifat Allah
|
|
Sifat-sifat
Allah ada yang wajib, mustahil, dan sifat jaiz. Sifat wajib Allah berjumlah
20 sifat, begitu juga dengan sifat mustahil Allah yang berjumlah 20.
Sedangkan sifat jaiz Allah Swt hanya ada satu yaitu: “Fi’lu kullu mumkinin
au tarkuhu”.
|
|
2. Sifat
Jaiz Allah
|
|
Jaiz
artinya boleh, dapat atau bisa berbuat apa saja. Sifat jaiz adalah
keadaan dimana seseorang boleh berbuat apa saja dan tidak ada yang melarang. jadi,
sifat jaiz Allah adalah kondisi dimana Allah boleh mengerjakan sesuatu
ataupun meninggalkannya. Dengan sifat jaiz Allah, berarti Allah bebas
menciptakan sesuatu, sesuai dengan kehendak-Nya tanpa dipengaruhi oleh
siapapun. Misalnya Allah dapat saja menjadikan umat manusia itu tidak sama.
Ada yang perempuan, ada yang laki-laki, ada yang melihat, ada juga yang buta.
Dengan mengimani sifat jaiz Allah akan meningkatkan keimanan bahwa Allah maha
sempurna tanpa kekurangan apa pun. Walaupun Allah memiliki kebebasan untuk
berbuat apa saja, namun Allah tidak akan berbuat sesuatu yang tidak
mendatangkan kebaikan bagi manusia. Contohnya Allah meciptakan sakit,
ternyata ada hikmahnya bagi manusia, ilmu kedokteran semakin berkembang.
|
|
3. Naskah Pendek Kreatif
|
|
Cerita 1
Ibu Fatimah
sedang menjemur pakaian. Dalam hati ia berdoa hari ini tidak turun hujan.
Karena pakaian keluarganya masih basah. Berbeda halnya dengan Pak Rasyid. Pak
Rasyid menginginkan turun hujan. Beliau berharap cuaca dingin. Di siang hari,
cuaca begitu terang seperti harapan ibu Fatimah, semua jemurannya telah
kering. Namun menjelang sore hari, hujan turun. Harapan Pak Rasyid dikabulkan.
Cerita diatas mengandung makna dari sifat Jaiz Allah Swt. Sebelum Allah
menurunkan hujan, ada dua permintaan yang diharapkan. Yaitu harapan agar
hujan tidak diturunkan dan harapan agar hujan diturunkan. Allah memiliki
kekuasaan untuk melakukan keduanya. Allah telah melakukan apa saja yang Dia
kehendaki. Allah mengabulkan dia Ibu Fatimah dan Pak Rasyid. Jadi Allah tetap
Mahakuasa dan juga Maha Adil.
Cerita 2
Zakaria dan
Mahmud tinggal di Desa Sarimulya. Saat musim hujan datang, banjir bandang
menyerang Desa Sarimulya. Rumah Mahmud terkena terjangan banjir yang sangat
deras dan menyebabkan rumahnya rusak parah. Banyak perabot rumah tangga
hanyut terbawa air banjir. Padahal rumah Mahmud bagunannya baru. Sedangkan
rumah kawannya Zakaria yang lebih tua dan rendah tidak rusak dan tidak ada
perabot rumah yang hanyut. Melihat kenyataan itu, Mahmud termenung dan
bertanya-tanya dalam hati, bagaimana bisa rumah Zakaria selamat dari bahaya
banjir bandang? Mengapa?
Cerita 3
Seperti biasa, Umar selalu bangun pagi.
Setelah melaksanakan salat Subuh, Umar pergi ke lapangan untuk lari pagi. Di
lapangan, Umar berlari mengelilingi lapangan dan senam pagi. Ketika
beristirahat sejenak, Umar merindukan pemandangan langit yang memayunginya.
Ia pun kaget dengan suasana langit pagi itu. Awan hitam menggumpal menutupi
langit. Umar pun sangat khawatir dengan kondisi awan yang mendung. Ia
khawatir kegiatan siangnya tidak akan terlaksana dengan baik karena akan
terganggu hujan. Siang
harinya, awan hitam yang menggumpal itu hilang seketika. Umar memperkirakan
siang itu akan hujan besar. Namun, siang itu suasananya terang benderang.
Sinar matahari mencerahkan hari itu. Aktivitas Umar pun berjalan sebagaimana
yang diharapkannya
|
|
4. Hubungan Sifat Jaiz
Allah dengan Peristiwa alam
|
|
Sifat
jaiz bagi Allah Swt. hanya satu. Sifat jaiz Allah sangat sulit dipahami
karena ada hal yang menurut akal kita tidak mungkin terjadi, ternyata bisa
terjadi. Sebaliknya, ada hal yang menurut kita dapat terjadi tetapi ternyata
tidak terjadi. Misalnya, hari panas tiba-tiba hujan turun. Menurut akal kita,
hari yang panas tidak mungkin hujan akan turun, tetapi dengan kehendak Allah
Swt. hal itu bisa terjadi. Contoh lain misalnya gunung meletus dan tanah longsor, begitu
mudah Allah melakukan semua itu dalam waktu bersamaan, tanpa ada yang menghalangi, karena Allah
bebas untuk berbuat. Untuk
memahami sifat jaiz Allah, kita harus memiliki keimanan dan keyakinan yang
kuat, serta teguh. Kita harus meyakini bahwa semua yang terjadi di muka bumi
ini adalah ketetapan dan kehendak Allah Swt. Kita tidak
boleh ragu pada apa yang menjadi ketetapan dan kekuasaan Allah Swt.
|
D. Kegiatan Belajar Mengajar
|
Kegiatan Guru
|
Kegiatan Siswa
|
Waktu
|
|
|
Kegiatan
Pendahuluan
|
|||
|
Guru mengucapkan salam dan berdo’a bersama serta mengucapkan lafaz basmallah
sebelum pelajaran dimulai dan mengabsen.
|
Siswa menjawab salam, berdo’a dan
menjawab ketika absen berlangsung.
|
5 Menit
|
|
|
Kegiatan
Inti
|
|||
|
Guru membagikan siswa dalam kelas untuk berkelompok, terdiri dari 5
kelompok yang beranggotakan 4 orang siswa.
|
Siswa dengan sigap membentuk 5 kelompok seperti yang di perintahkan oleh
guru, beranggotakan 4 orang siswa.
|
5 Menit
|
|
|
Guru membagikan materi ke setiap kelompok kemudian memberikan tugas yang
berbeda kepada anggota kelompok :
1. Meresume Macam-macam sifat Allah
2. Meresume
Sifat Jaiz Allah
3. Meresume Naskah Pendek Kreatif tentang sifat Jaiz
Allah
4. Meresume Hubungan Sifat Jaiz Allah dengan Peristiwa
alam
|
Siswa mendapatkan materi dan meresume materi yang dibagikan guru tersebut
|
25 Menit
|
|
|
Guru menyuruh setiap anggota kelompok membahas tugas yang sama untuk
membentuk kelompok baru, kemudian mendiskusikan tugas tersebut
|
Siswa membentuk kelompok baru sesuai dengan tugas yang mereka kerjakan
dan mendiskusikannya
|
15 Menit
|
|
|
Guru menyuruh siswa untuk kembali ke kelompok asal untuk mempresentasikan
tugas yang telah mereka diskusikan
|
Siswa dari kelompok ahli kembali ke kelompok asal dan secara bergantian
mempresentasikan tugas yang telah
mereka diskusikan
|
22 Menit
|
|
|
Guru memberikan penilaian terhadap masing-masing kelompok di papan tulis
berupa poin angka
|
Siswa memperhatiakan
|
5 Menit
|
|
|
Guru memberikan penghargaan berupa
pensil kepada kelompok yang memperoleh nilai tertinggi
|
Siswa memperhatikan
|
3 Menit
|
|
|
Guru menyimpulkan Materi pelajaran
|
Siswa mendengarkan penjelasan guru
|
8 Menit
|
|
|
Penutup
|
Siswa berdoa
|
2 Menit
|
|
|
|
|
90 Menit
|
|
E. Metode Mengajar
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Diskusi
4. Pemberian Tugas
F. Alat/sumber bahan
1. Buku Pendidikan Agama Islam Kelas 4 SD
2. Papan Tulis
3. Spidol
G. Strategi Pengajaran
1. Tatap muka
2. Pengajaran ekspositirik
3. Pengajaran hipotetik
H. Model Pembelajaran
Model Jigsaw
I.
Evaluasi
1. a. Ada berapa sifat Wajib Allah?
b. Ada berapa
sifat mustahil Allah?
c. Ada berapa
sifat Jaiz Allah?
2. Apa arti Jaiz?
3. Berikan contoh tentang sifat Jaiz Allah!
4. Jelaskan hikmah yang terkandung mengenai
sifat Jaiz Allah dalam kisah ibu Fatimah dan pak Rasyid?