log in

Login

Minggu, 01 November 2015



TURKI USMANI
Disusun Oleh: Andi Murdiyansah
Nim: 1511015

Pendiri kerajaan turki usmani adalah bangsa turki dari kabilah oghuz yang mendiami daerah mongol dan daerah utara negeri cina.dalam jangka waktu tiga abad, mereka pindah  keturkistan kemudian  ke Persia dan irak. Mereka masuk islam  sekitar abad kesembilan atau kesepuluh,ketika mereka menetap di asia tengah. Di bawah serangan mongol pada abad ke 13 M, mereka melarikan diri  ke daerah barat dan mencari tempat pengungsian di tengah tengah saudara saudara mereka,orang orang turki saljuk, di dataran tinggi asia kecil, di pimpinan ertoghrul, mereka mengabdikan kepada sultan alauddin II, sultan Seljuk yang kebetulan sedang berperang melawan bizantium. Atas berkat mereka sultan alauddin meraih kemenangan dan menghadiahkan sebidang tanah di asia kecil berbatasan dengan bizantium, sejak itu mereka terus mimbina wilayah barunya dan memilih kota syukud sebagai ibu kotanya(Yatim,2011:129). Ertoghrul mempunyai seorang putra yang bernama usman yang di perkirakan lahir tahun 1258. Nama usman diambil sebagai nama kerajaan  turki usmani. Ertoghrul meninggal pada tahun 1280. Usman ditunjuk untuk menggantikan ayahnya sebagai pemimpin suku bangsa turki atas persetujuan sultan saljuk, merasa gembira karena pemimpin baru itu dapat meneruskankan kepemimpinannya pendahulunya. Sultan banyak memberi hak istimewa kepada usman dan mengangkatnya menjadi gubernur dengan gelar bey di belakang namanya. Usman juga di perbolehkan mencetak uang sendiri dan didoakan dalam khutbah jum’ah. Sebagian ahli menyebutkan bahwa usman anaknya sauji.  Sauji itulah anak erthogrol, sehingga usman bukan anaknya melainkan cucunya. Ia meninggal dalam perjalanan pulang sehabis memohon  kepada sultan saljuk atas perintah ayahnya, ertoghrol, untuk tiinggal menetap di wilayahnya. Permohonan itu dikabulkan oleh sultan. Makanya, erthogrol ketika menerima berita itu sedih bercampur gembira. Sedih karena anaknya meninggal, dan gembira Karena permohonannya untuk menetap diwilayahnya saljuk itu dikabulkan oleh sultan.(mughni, 1997:51-52).Usman memerintah antara tahun 1290 M dan 1326 M. pada tahun 1300 M, bangsa mongol menyerang kerajaan Seljuk  dan sultan alauddin terbunuh. Kerajaan Seljuk rum ini kemudian terpecah dalam beberapa kerajaan kecil. Usman pun menyatakan kemerdekaan dan berkuasa penuh atas  daerah yang didudukinya. Sejak itu kerajaan usman dinyatakan berdiri. Penguasa pertamanya usman yang sering disebut juga usman I.Usman I mengumumkan dirinya sebagai padisyah al usman ( raja besar keluarga usman ) tahun 699 H (1300 M), setapak demi setapak wilayah yang di peluasnya. Ia menyerang  daerah perbatasan bizantium dan menaklukan kota broessa tahun 1317 M, kemudian, tahun 1326 M dijadikan sebagai ibu kota kerajaan. Pada masa pemerintahan orkhan (726H/1326 M – 761H/1359 M) kerajaan turki usmani ini dapat menaklukkan azmir (smirna) tahun 1327 M, thawasyanli (1330 M), Uskandaar (1338 M), Ankara (1354 M), dan Gallipoli (1356 M) daerah ini adalah sebagai benua eropa yang pertama kali duduki usmani. (Yatim, 2011: 130-131).Sultan muad naik tahta pada tahun  1359. Di samping meluaskan wilayah ke eropa, sultan yang baru juga menaklukkan wilayah di asia kecil sampai ke Ankara. Negeri –negeri bekas wilayah saljuk ditundukkan. Adrianopel di daratan eropa ditaklukkan pula. Kota itu dijadikan  ibu kota usmani dan diganti dengan Edirne karena letaknya yang strategis. Melihat kesuksesan  yang dilakukan oleh usmani itu, maka raja raja Kristen eropa memohon kepada paus  di roma untuk mengumpulkan pasukan guna menahan laju pasukan usmai. Tetapi pasukan sekutu dari eropa itu dapat dikalahkan oleh murad dengan serangan di malam gelap yag tidak terduga sebelumnya.Serangan yang menentukan  terjadi di kossovo tahun 1389. Pasukan slavia dan servia (serbia) dapat dipukil mundur dan dihancurkan oleh pasukan murad.Sultan bayazid naik tahta tahun 1389. Ia mendapat gelar yaldirin dan yaldrum, yang berarti kilat, karena terkenal dengan serangan serangan yang cepat terhadap lawannya. Di masanya terjadi perang  besar antara pasukan  usmani melawan tentara sekutu eropa yang dimenangkan oleh pasukan usmani. Bayazid tidak gentar menghadapi pasukan sekutu dibawah panjuran paus dan bahkan menghancurkan  pasukan salib. Pertempuran itu terjadi pada tahun 1396.(mughni, 1997:55).Negara yang dipimpin oleh Osman pendiri dinasti di akhir abad ke-13, pada awalnya hanyalah salah satu bagian terkecil dari pemerintahan Turkish darinanatolia. Militer berhasil dibalkam membuka  jalan kekuasaan di asiamkecil, penaklukan konstantinopel (1453 M) – berakhirnya kerajaan Byzantium – penaklukan Syria dan mesir (1516 - 1517) berakhirnya kekuasaan mamluk – adalah fase di mana usmani memunculkan kekuasaan di timur dekat, kekuasaan yang merangkum seluruh daerah arab klasik – kebudayaan islam. Hierarki kemampuan dan organisasi pemerintah dicontohkan pada penerus saljuk dan mamluk. Karakteristik institusi usmani termaksuk kasta kepemimpinan kaum elite ( Osman di bawah kepemimpinan dinasti usmani ), perawatan militer kaum elite melalui pembelian dan pengiriman budak (dari Balkan), administrasi provinsi berdasarkan pada berbagai macam bentuk kepemilikan tanah dan pajak peternakan, dan dengan ini meninggalkan pemikiran bahwa pemerintahan dan ummah adalah satu, disebut wahdah islamiyah.setelah puncak kekuasaan dimulai dengan manifestasi kejutaan  di dalam struktur bagian dala pemerintahan. Dari paruh kedua abad ke-16, perluasan kekuasaan pegawai utama membawa kepada kekuasaan pusat terpisahkan dari sang sultan, sebagai titik pusat kesetiaan.kemudian asirtokrat turkishdan setelah 1579 M, juga pegawai utama kehilangan kekuasaan mereka terrhadap elite militer aghast dari janissary. Setelah itu gagal merebut Vienna (1683 M) untuk kedua kalinya, dimulailah proses kemunduran panjang turki usmani bersamaan dengan periode intelektual, industry dan pertumbuhan ekonomi yang semakin giat pada bangsa eropa yang besarr. Seegera turki dikenl dengan “si sakit dari eropa”. Kekuatan eropa bertambah dominan. Otoritas usmani berkurang Karena tuntutan nasionalisme local dari kalangan eropa.Perkembangan kerajaan dari abad ke -18 dikelompokkan melalui usaha menghadapi tantangan eropa dalam hal ekonomi, teknologi dan kebudayaan, melalui kefleksibeltasan daerah ekonomi dan melalui reformasi dalam institusi kerajaan. Periode tulip (pegawai damad Ibrahim, 1718-1730 M) mengungkapkan keterbukaan terhadap eropa. Di tahun 1789 M seri reformasi dalam pemerintahaan dan administrasi militer dimulai, reformasi yang tidak dapat menghentikan ketergantungan politik  dan ekonomi kepada eropa dan kerajaan besar hancur berangsur-angsur. Di maroko pada abad ke-15, dinasti baru arab sharifs (shurafa’, alid keturunan sang nabi) memperoleh kejayaan dari konflik berkelanjutan dan mengatur perluasaan tanah kerajaan terhadap daerah utara melalui kebijakan yang pandai dari sekutu dengan suku suku maghrib tengah dan timur jatuh pada kerajaan turki usmani di pertengahan abad. (Sulaiman,2015:274-275).






















DAFTAR PUSTAKA

A.mughni,Syafiq, sejarah kebudayaan islam di turki,(Jakarta:Logos Wacana Ilmu,1997)
Sulaiman,Rusydi,pengantar metodologi studi sejarah peradaban islam,(Jakarta:PT RajaGrafindo Persada,2015)
Yatim,Badri, sejarah peradaban islam,(Jakarta:PT RajaGrafindo Persada,2011)

bangga

pada zaman dahulu,ketika aku masih kanak kanak, dan kakak-kakak ku masih kecil, kita hidup sangat bahagia, bersama bapak dan ibu, kita tertawa bareng, pokoknya seruu banget,dan sekarang mereka sudah bekeluarga dan dewasa, dan aku pun mulai tumbuh dewasa seiring berjalan waktu, dan jauh dari bapak dan ibu,kini aku memulai belajar hidup mandiri,walaupun uang masih minta,setidaknya aku belajar mengatur hidup dalam tempo sebulan, kebahagiaan ku terenggut oleh cita cita ku demi masa depan ku sukses, aku bangga punya bapak yang mampu berpikir kritis, demi masa depan anak anaknya karena ia sadar, kita hidup tidak selamanya, orangtuaku sangat luar biasa, ia mampu menyekolahkan anak anak nya sampai jenjang perguruan tinggi, ingat pesan bapak, belajar la semampu kalian, ketika masih mida, karena kalau kita sudah tua, sulit untuk berpikir, bapak ibu terima kasih dukungan kalian, kalian adalah semangat ku

sayang bak mak

Selasa, 28 Juli 2015

reuni akbar smabus

untuk semua alumni sman 1 jebus lulusan 1997/2014 diharapkan untuk kehadiran dalam acara reuni akbar halal bihalal

semoga diberikan kesempatan untuk bisa hadir
amin

Sabtu, 04 Juli 2015

ISLAM NO PACARAN


apa pandangan islam dalam berpacaran?
:tentu haram
karena Tidak mungkin dalam pacaran tidak meninbulkan zina hati, kalau ketemu zina mata, dengar Suaranya zina telinga, bikin kepikiran zina pikiran, mengucapkan sayang zina lisan. Dll

sudah di jelaskan

"Jangan kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk. [QS. Al-Israa’ : 32]

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu (menjalankan) agama Allah jika kamu beriman kepada Allah dan hari kiamat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman. (2) Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina atau perempuan yang musyrik, dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki yang musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin. (3) [QS. An-Nuur : 2-3]

-7
Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela. Barangsiapa mencari yang dibalik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. [QS Al-Mukminuun: 5-7]

Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah berzina seorang yang berzina ketika dia berzina itu dalam keadaan iman. Dan tidaklah mencuri seorang pencuri ketika mencuri itu dalam keadaan iman. Dan tidak pula meminum khamr (seorang peminum khamr) ketika meminumnya itu dalam keadaan iman. [HR. Muslim juz 1, hal. 76].

Rasulullah bersabda,
" Telah tertulis atas anak adam nasibnya dari hal zina. Akan bertemu dalam hidupnya, tak dapat tidak. Zinanya mata adalah melihat, zina telinga adalah mendengar, zina lidah adalah berkata, zina tangan adalah menyentuh, zina kaki adalah berjalan, zina hati adalah ingin dan berangan-angan. Dibenarkan hal ini oleh kelaminnya atau didustakannya."

bagaimana cara agar kita tidak pacaran?

: Mendekatkan diri pada Allah belajar mana yang dilarang dan mana yang boleh dilakukan. Dan jangan punya pacar. Jaga jarak dengan perempuan

sampai kapan saya memutuskan untuk tidak berpacaran?

:Sampai kamu  sudah siap menikahi bidadari surga mu. Jodoh dari Allah adalah jodoh yg dipertemukan lewat jalan yg halal. Jodoh Dari setan dipertemukan dgn yg haram

mengapa aku merasa berat dan  bimbang?
:Nah keberatan hatimu itu datang dari setan dan
Kebimbangan mu datangnya dari syetan
Semua kembali padamu. Berdakwah itu sama seperti adzan hanya mengingatkan bukan memaksa :)
Dan saya hanya mengingatkan dan memberitahukan yang benar, saya tidak menyuruh anda untuk tidak pacaran. Tapi di AlQuran sudah jelas.
Rapikanlah hatimu, sucikanlah hatimu:) semoga Allah selalu ada di hatimu...

sangat menggugah jiwa, semoga kita cepat menjemput hidayah,
ini adalah percakapan saya dengan seorang kaka yang tentu namanya di rahasiakan,
terima kasih karena sudah memberikan penjelasan secara singkat

Kamis, 09 April 2015

SAHABAT SMA

akan ku tulis tentang Kata
Perpisahan sahabat. Mempunyai
seorang sahabat memang sungguh
menyenangkan. Dia selalu menemani kita saat
kita dalam kesedihan maupun saat kita dalam
kebahagiaan. Itulah salah satu keuntungan saat
kita mempunyai seorang sahabat. Tapi
bagaimana kalau kita harus berpisah dengan
seorang sahabat yang sangat kita sayangi? Pasti
kita mengalami kesedihan yang luar biasa. Tapi
demi kebahagiaan sahabat kita, tentu kita pasti
akan merelakan dia pergi meninggalkan kita.

Perpisahan itu akan selalu ada, karena kita
pernah berjumpa, bersama, dalam canda tawa
dan bahagia. Setiap tetes airmata yang
tertumpah di hari ini, akan menjadi saksi atas
jalinan ukhuwah yang selama ini kita simpul
seerat-eratnya.
Tak ada kata yang pantas terucap sahabat…..
hanya derai bening yang selalu bertaburan,
mengucap kata kesuksesan, silakan lanjutkan
perjuanganmu ke arah yang lain, ditempat yang
baru, yang akan menjadi jarak pertemuan kita.
Suatu hari, jiwa dan naluri kita kembali terluka atas
perpisahan raga. Namun percayalah
sahabat….. hati kita akan selalu terikat. Jalinan
ukhuwahnya akan semakin erat, semakin jauh
ragamu melangkah, semakin hatimu mendekat.
Tidak usah terlalu bersedih, sahabat…..
berbahagialah, karena engkau akan menemukan
suasana yang baru, bukan disini lagi, tapi
disana. Cukuplah setiap kenangan yang telah
kita tanam, akan menjadi kenangan yang tumbuh
subur, menyemaikan benih-benih cita dan cinta diantara
kita. Karena kita tak harus disini, kita tak harus
selalu bersama, kita harus melanjutkan langkah
ini, mungkin ke tempat yang lain, yang siap
untuk kita tapaki.
Perkuat langkahmu sahabat….. yakinkan diri
dan hatimu, hari esok pasti lebih cerah, hari
esok adalah harapan yang harus diraih.
Pandang senyumannya yang lebar, tatap
wajahnya yang ceria, hari esok adalah bahagia.
Yakinlah sahabat, cinta dan cita kita selalu
bersatu. Kita akan bersatu selamanya, dalam
cahaya persahabatan ini.
Sahabat….. segala rindu yang akan muncul,
segala nafas yang akan berhembus, segala
harapan yang akan kita raih, segala langkah
yang akan kita ayunkan, yakinlah disana ada
sukses. Di sana ada keberkahan, dan di sana
pasti ada cinta.
Sahabat….. biarkan aliran airmata ini jatuh
sesukanya, biarkan dia mengalir, mengucap
kata seindah-indahnya. Biarkan dia, karena
airmata tak berarti sedih, airmata tak berarti
duka, airmata adalah juga lambang bahagianya
hati. Biarkan dia menemani kita di hari ini.
Biarkan…..Karena dia memang hadir untuk ini,
untuk sebuah perpisahan.
Sahabat….. selamat melanjutkan langkahmu,
selamat berjumpa lagi di tangga kesuksesan,
dalam senyum yang lebih indah…..
Love u sahabat
@andimurdiyansah
@arimuharamto
@bagasdewantoro
@dinaeriana
@gitaedel
@deskaoctara
@andinisabel
Sebuah ikatan yang tak akan terpisahkan yaitu SAHABAT
Kesuksesan selalu ada di antara kita

By: andi murdiyansah

Sabtu, 21 Februari 2015

PERS DAN PERGERAKAN NASIONAL -tugas pkn



PERANAN PERS DALAM PERGERAKAN NASIONAL
   
Dalam sejarah perkembangannya pers Indonesia tidak bisa dilepaskan dari situasi masyarakat kolonial pada waktu itu. Munculnya pers di Indonesia bermula dari perkembangan sejarah pers Belanda sampai akhir abad ke-19 di Hindia Belanda.
       Kemudian menginjak awal abad ke-20 adalah sebuah awal pencerahan bagi perkembangan pergerakan di Indonesia yang ditandai dengan munculnya koran. Ada beberapa tahapan dalam perkembangan sejarah pers di Indonesia.
       Pertama, di sebut "Babak Putih" yakni dari tahun 1744 sampai tahun 1854 dimana surat kabar mutlak dimiliki orang-orang Nederland yang dibuat menggunakan bahasa Belanda dan dibaca oleh pembaca berbahasa Belanda.
 Kemudian babak kedua berlangsung antara tahun 1854 sampai masa kebangkitan nasional. Pada tahun 1854 ini dikenali sebagai kemenangan kaum liberal(politik etis) di Nederland yang memberikan kelonggaran pada kegiatan pers di Hindia Belanda Dalam masa pergerakan ini pula, kita kenal istilah Bacaan Liar sebagai alternatif dari bacaan yang disediakan pemerintah jajahan Hindia Belanda yang jelas-jelas menolak segala bacaan yang dapat menggoyahkan sendi-sendi kekuasaan kolonial. Karena itulah Pemerintah Jajahan Hindia Belanda berusaha mengontrol bacaan rakyat dengan menyediakan bacaan yang tidak memusuhi kebijakan kolonial.
    




Adapun Perkembangan Pers Nasional Dapat Dikategorikan Menjadi Beberapa Peiode Sebagai Berikut :


1.   Tahun 1945 – 1950-an
Pada masa ini, pers sering disebut sebagai pers perjuangan. Pers Indonesia menjadi salah satu alat perjuangan untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Beberapa hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno, terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, termasuk pers. Hal yang diperebutkan terutama adalah peralatan percetakan. Pada bulan September-Desember 1945, kondisi pers RI semakin kuat, yang ditandai oleh mulai beredarnya koran Soeara Merdeka (Bandung), Berita Indonesia (Jakarta), Merdeka, Independent, Indonesian News Bulletin, Warta Indonesia, dan The Voice of Free Indonesia. 2. Tahun 1950 – 1960-an
Masa ini merupakan masa pemerintahan parlementer atau masa demokrasi liberal. Pada masa demokrasi liberal, banyak didirikan partai politik dalam rangka memperkuat sistem pemerintah parlementer. Pers, pada masa itu merupakan alat propaganda dari Par-Pol. Beberapa partai politik memiliki media/koran sebagai corong partainya. Pada masa itu, pers dikenal sebagai pers partisipan.
 3. Tahun 1970-an
Orde baru mulai berkuasa pada awal tahun 1970-an. Pada masa itu, pers mengalami depolitisasi dan komersialisasi pers. Pada tahun 1973, Pemerintah Orde Baru mengeluarkan peraturan yang memaksa penggabungan partai-partai politik menjadi tiga partai, yaitu Golkar, PDI, dan PPP. Peraturan tersebut menghentikan hubungan partai-partai politik dan organisasi massa terhadap pers sehingga pers tidak lagi mendapat dana dari partai politik.
4. Tahun 1980-an
     Pada tahun 1982, Departemen Penerangan mengeluarkan Peraturan Menteri Penerangan No. 1 Tahun 1984 tentang Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP). Dengan adanya SIUPP, sebuah penerbitan pers yang izin penerbitannya dicabut oleh Departemen Penerangan akan langsung ditutup oleh pemerintah. Oleh karena itu, pers sangat mudah ditutup dan dibekukan kegiatannya. Pers yang mengkritik pembangunan dianggap sebagai pers yang berani melawan pemerintah. Pers seperti ini dapat ditutup dengan cara dicabut SIUPP-nya.
5. Tahun 1990-an
       Pada tahun 1990-an, pers di Indonesia mulai melakukan repolitisasi lagi. Maksudnya, pada tahun 1990-an sebelum gerakan reformasi dan jatuhnya Soeharto, pers di Indonesia mulai menentang pemerinah dengan memuat artikel-artikel yang kritis terhadap tokoh dan kebijakan Orde Baru. Pada tahun 1994, ada tiga majalah mingguan yang ditutup, yaitu Tempo, DeTIK, dan Editor.
6. Masa Reformasi (1998/1999)
     sekarang Pada masa reformasi, pers Indonesia menikmati kebebasan pers. Pada masa ini terbentuk UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Era reformasi ditandai dengan terbukanya keran kebebasan informasi. Di dunia pers, kebebasan itu ditunjukkan dengan dipermudahnya pengurusan SIUPP. Sebelum tahun 1998, proses untuk memperoleh SIUPP melibatkan 16 tahap, tetapi dengan instalasi Kabinet BJ. Habibie proses tersebut melibatkan 3 tahap saja. Berdasarkan perkembangan pers tersebut, dapat diketahui bahwa pers di Indonesia senantiasa berkembang dan berubah sejalan dengan tuntutan perkembangan zaman. Pers di Indonesia telah mengalami beberapa perubahan identitas.
 Adapun perubahan-perubahan tersebut adalah sbb : ·

Tahun 1945-an
, pers di Indonesia dimulai sebagai pers perjuangan.
· Tahun 1950-an dan tahun 1960-an
menjadi pers partisan yang mempunyai tujuan sama dengan partai-partai politik yang mendanainya.
 · Tahun 1970-an dan tahun 1980-an
 menjadi periode pers komersial, dengan pencarian dana masyarakat serta jumlah pembaca yang tinggi.
 · Awal tahun 1990-an,
pers memulai proses repolitisasi. ·
Awal reformasi 1999,
 lahir pers bebas di bawah kebijakan pemerintahan BJ. Habibie, yang kemudian diteruskan pemerintahan Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri, hingga sekarang ini. Fungsi dan Peranan Pers dalam Masyarakat Demokratis Indonesia Pers atau media amat dibutuhkan baik oleh pemerintah maupun rakyat dalam kehidupan bernegara. Pemerintah mengharapkan dukungan dan ketaatan masyarakat untuk menjalankan program dan kebijakan negara.
 Sedangkan masyarakat juga ingin mengetahui program dan kebijakan pemerintah yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan. Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 33 disebutkan mengenai fungsi pers, dalam hal ini pers nasional.
 Adapun Fungsi Pers Nasional Adalah Sbb :
1. Sebagai wahana komunikasi massa. Pers nasional sebagai sarana berkomunikasi antarwarga negara, warga negara dengan pemerintah, dan antarberbagai pihak.
 2. Sebagai penyebar informasi. Pers nasional dapat menyebarkan informasi baik dari pemerintah atau negara kepada warga negara (dari atas ke bawah) maupun dari warga negara ke negara (dari bawah ke atas).
3. Sebagai pembentuk opini. Berita, tulisan, dan pendapat yang dituangkan melalui pers dapat menciptakan opini kepada masyarakat luas. Opini terbentuk melalui berita yang disebarkan lewat pers.
 4. Sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol serta sebagai lembaga ekonomi. UU No. 40 Tahun 1999 Pasal 2 menyebutkan : "Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum."

 Dapat Disimpulkan Bahwa Fungsi Dan Peranan Pers Di Indonesia Antara Lain Sbb :
 1. media untuk menyatakan pendapat dan gagasan-gagasannya.
 2. media perantara bagi pemerintah dan masyarakat.
 3. penyampai informasi kepada masyarakat luas.
 4. penyaluran opini publik.
Peraturan Perundang-undangan tentang Kebebasan Pers di Indonesia Hak masyarakat atau warga negara Indonesia untuk mengeluarkan pikiran secara lisan, atau tulisan mendapat jaminan dalam UUD 1945 Pasal 28, yang berbunyi ; "Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-Undang." Selain itu, kebebasan pers di Indonesia memiliki landasan hukum yang termuat didalam ketentuan-ketentuan sbb :
1. Pasal 28 F, yang menyatakan setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
2. Ketetapan MPR RI No. XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia, yang antara lain menyatakan bahwa setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informasi.
3. Pasal 19 Piagam PBB tentang Hak Asasi Manusia yang berbunyi, "Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat; dalam hak ini termasuk kebebasan memiliki pendapat tanpa gangguan, dan untuk mencari, menerima, dan menyampaikan informasi dan buah pikiran melalui media apa saja dan dengan tidak memandang batas-batas wilayah.
" Pergerakan nasional merupakan hal yang baru dalam sistem perjuangan bangsa dalam menghadapi penjajah. Hal yang baru tersebut tidak akan bisa berkembang dan dimengerti oleh masyarakat luas tanpa adanya informasi yang disebarluaskan di kalangan masyarakat umum.
Pers merupakan sarana yang sangat penting dalam menyebarluaskan informasi. Media pers yang berupa surat kabar dan majalah memiliki andil yang besar di dalam menyebarluaskan suara nasionalisme (kebangsaan) Indonesia.
Pers yang ada pada waktu itu antara lain:
a. Darmo Kondo, dikelola oleh Budi Utomo.
b. Oetoesan Hindia, dikelola oleh Sarekat Islam.
c. Het Tijdschriftdan De Expres, yang diterbitkan Indische Partij. De Expresdipimpin oleh Dauwes Dekker (Dr. Danudirja Setyabudi), yaitu keturunan Indo Belanda yang memiliki jiwa nasionalis Indonesia.
d. Surat kabar Mataram. Surat kabar Mataram banyak menulis tentang pendidikan, seni, dan budaya penderitaan rakyat dan penindasan, serta perkembangan pergerakan nasional. Toko yang banyak menulis pada surat kabar Mataram yaitu Suwardi Suryaningrat.
 e. Majalah Hindia Putra. Majalah ini diterbitkan pada tahun 1916 oleh Indesche Vereeniging, yakni organisasi mahasiswa Indonesia di negara Belanda. Pada tahun 1924 Majalah Hindia Putra diubah namanya menjadi Indonesia Merdeka.
 f. Majalah Indonesia merdeka Majalah ini memiliki peran penting yaitu:
1) Menyebarkan cita-cita mencapai kemerdekaan.
2) Memperkuat cita-cita kesatuan dan persatuan Bangsa In-donesia. Majalah ini beredar di berbagai negara seperti Belanda, Jerman, Prancis, Mesir, Malaya, dan Indonesia. Pada tahun 1930 pemerintah Hindia Belanda melarang peredaran majalah In-donesia Merdeka di wilayah Indonesia.

semoga makalah ini dapat bermanfaat  untuk kita semua
Salam sukses
                                                By;andi murdiyansah
                                                                        XII IPS 1
Tugas pkn

Kamis, 12 Februari 2015

KEKUATAN SEBUAH DO'A

        Bapak dan ibu kalian  adalah orang yang hebat yang selalu aku banggakan, aku tahu selama ini belum pernah membahagiakan kalian. aku hanya bisa mengucapkan bahwa aku cinta dan sayang kalian,namun aku sendiri belum mampu menunjukkan rasa cinta dan sayangku terhadap kalian. bapak dan ibu saat ini aku mau membahagiakan kalian,aku mau kalian bisa menikmati usia senja ini dengan tenang,tanpa harus bekerja lagi membanting tulang.
    Hatiku menangis saat melihat peluh kalian bercucuran karena harus menghidupi keluarga mati matian. mulai saat ini aku akan berusaha keras  untuk membahagiakan kalian. dan jika tiba waktunya nanti aku mau berangkat naik haji bersama kalian berdua,aku yang akan membiayainya. aku ingin kalian hidup bahagia di hari tua nanti.
   bapak ibu doakan aku agar aku sukses masa depan dan apa yang aku cita citakan tercapai, aku akan menjadi orang yang berguna dan orang yang hebat,aku sayang kalian 
bapak napia dan ibu aida orang yang terhebat didunia aku sayang kalian.
                                    sayang bak mak andi murdiyansah

Jumat, 16 Januari 2015

GULITA

   Malam yang gulita membuat kehidupan terasa amat sepi,terdengar hembusan angin menerpa sudut-sudut semak belukar. Cerita ini diangkat dari sebuah pengalaman hidup seseorang yang telah menyetujui bahwa  Cerita ini akan dipublikasikan.
    Awal mula, kegelapan malam menyelimuti sudut-sudut barat, cerita ini hanyalah curahan hati seorang pemuda yang dilanda kegalauan dalam hal asmara, sebut saja vino (samaran).
   " tahun ini sangat berbeda dari sebelumnya, banyak ujian berat yang harus ku terima " vino.

Ia terlanjur sakit hati dengan semua ini, berusaha untuk melupakan kenangan pahit yang ia rasakan, 

Bersambung.......

ANDI MURDIYANSAH , lahir di Desa Pebuar Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat pada tanggal 16 Juni 1996. Anak keempat dari lima bersaudar...